INFO DESA

Perdana, Dapur Berkah Mustofa di Lumajang Salurkan 1.593 Porsi Program Makan Bergizi Presiden Prabow
10 November 2025   55 kali

Sumberwuluh, 10 November 2025 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang resmi bergulir secara bertahap. Memanfaatkan momentum Hari Pahlawan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Dapur Berkah Mustofa yang berlokasi di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, memulai distribusi perdana pada hari ini, Senin (10/11).

Distribusi awal ini mencakup total 1.593 porsi makanan bergizi yang disalurkan kepada siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Langkah ini menandai dimulainya upaya pemerintah daerah untuk memastikan asupan gizi yang layak bagi pelajar di wilayah tersebut, yang diharapkan akan berdampak positif pada peningkatan fokus belajar dan kesehatan siswa secara keseluruhan.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Alivia Hania Syah Putri, S.Tr.Gz, menjelaskan bahwa pada hari pertama ini, penyaluran difokuskan pada sembilan institusi pendidikan.

"Untuk hari perdana ini, alhamdulillah kami mendistribusikan sekitar 1.593 porsi," ujar Alivia Hania Syah Putri. "Sasaran kami saat ini adalah 5 SD dan 4 SMP yang berada di sekitar wilayah operasional Dapur Berkah Mustofa di Sumberwuluh."

Skema Bertahap Sesuai Petunjuk Teknis, Alivia menambahkan bahwa pemilihan sekolah penerima dilakukan secara bertahap dan didasarkan pada petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan. Juknis ini mencakup berbagai kriteria, termasuk jarak tempuh dari dapur utama dan data validasi jumlah siswa yang berhak menerima.

"Kami beroperasi secara bertahap. Untuk sekolah lain, kami masih menunggu penyesuaian data dan logistik agar sesuai dengan juknis yang ada," terangnya. " Proses distribusi perdana berjalan lancar. Tim SPPG di Dapur Berkah Mustofa, yang melibatkan puluhan relawan dan tenaga gizi terstandar, telah memastikan bahwa setiap porsi makanan disiapkan dengan standar kebersihan dan gizi yang ketat. Menu yang disajikan untuk hari pertama ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan makro dan mikro nutrisi harian siswa, meliputi karbohidrat, protein, sayur, dan buah.

"Program ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita. Dengan gizi yang tercukupi, kami berharap angka stunting menurun dan prestasi akademik siswa Lumajang semakin meningkat," tutup Alivia Hania Syah Putri.

Program MBG di Lumajang ini akan terus dievaluasi setiap minggunya, dengan target untuk segera memperluas jangkauan ke sekolah-sekolah lain di Kecamatan Candipuro dan sekitarnya sesuai dengan alokasi anggaran dan kemampuan produksi harian Dapur Berkah Mustofa.

 

 

Kembali