INFO DESA

Mini Lokakarya Tingkat Kecamatan Fokus pada Penurunan Angka Stunting di Desa Sumberwuluh
10 September 2025   85 kali

SUMBERWULUH – Dalam upaya serius menekan angka stunting, Pemerintah Kecamatan Candipuro menggelar Mini Lokakarya Stunting Tingkat Kecamatan di Balai Desa Sumberwuluh pada Rabu, 10 September 2025. Acara ini merupakan langkah konkret untuk mengkonsolidasikan berbagai pihak dalam program pencegahan dan penanganan stunting, khususnya di wilayah Desa Sumberwuluh yang menjadi fokus utama.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, menunjukkan komitmen kuat dari lintas sektor. Tampak hadir Plt. Camat Candipuro, Koordinator Keluarga Berencana (KB) Candipuro, Babinsa , Pendamping Desa serta perwakilan dari jajaran perangkat Desa Sumberwuluh. Tak ketinggalan, para garda terdepan di lapangan juga turut serta, yaitu para Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Stunting Desa Sumberwuluh. Kehadiran mereka menegaskan bahwa upaya penanganan stunting harus melibatkan semua pihak, dari tingkat kecamatan hingga basis komunitas di desa.

Acara dibuka oleh Plt. Camat Candipuro yang menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam menghadapi isu stunting. "Masalah stunting bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tapi harus menjadi perhatian bersama. Setiap peran, sekecil apapun, sangat berarti dalam memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan optimal," ujarnya dalam sambutan pembuka.

Dalam sesi lokakarya, para peserta membahas berbagai isu krusial terkait stunting. Mulai dari pemetaan data kasus, identifikasi faktor risiko, hingga penyusunan strategi intervensi yang tepat sasaran. Berdasarkan data yang dipaparkan, diketahui bahwa meskipun tren angka stunting di Desa Sumberwuluh sudah menunjukkan penurunan, masih ada tantangan yang harus diatasi.

Para Kader TPK dan KPM membagikan pengalaman mereka di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga berisiko. Diskusi berjalan interaktif, menghasilkan ide-ide segar dan solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas program. Salah satu poin yang disepakati adalah perlunya pendekatan yang lebih personal dan berkelanjutan kepada setiap keluarga, serta optimalisasi peran posyandu sebagai pusat layanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak.

Koordinator KB Candipuro turut memberikan paparan mengenai pentingnya program keluarga berencana dalam konteks pencegahan stunting. Ia menjelaskan bagaimana perencanaan kehamilan yang matang dan jarak kelahiran yang ideal dapat mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal.

Menutup acara, Kepala Desa Sumberwuluh mengapresiasi tinggi inisiatif yang diambil oleh pihak kecamatan. "Kami di pemerintah desa siap menjadi garda terdepan. Lokakarya ini memberikan kami bekal dan semangat baru untuk terus bekerja keras. Kami optimis, dengan kolaborasi kuat ini, Desa Sumberwuluh bisa mencapai target penurunan angka stunting hingga titik terendah," tegasnya.

Lokakarya ini tidak hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga menjadi momentum penguatan komitmen. Semua pihak yang hadir menyepakati langkah-langkah konkret yang akan segera ditindaklanjuti, termasuk pembaruan data, peningkatan kapasitas kader, dan peluncuran program edukasi masif kepada masyarakat. Dengan semangat kolaborasi yang kuat, harapan untuk mewujudkan generasi emas yang bebas stunting di Desa Sumberwuluh semakin terbuka lebar.

 

Kembali